Manfaat dan Kerugian Menggunakan Cloudflare CDN

Cloudflare adalah penyedia layanan content delivery network ( CDN ) yang cukup populer di kalangan blogger. Dengan segudang manfaat yang bisa didapatkan dari layanan CDN-nya seperti perlindungan dari DDoS Attack, Spam bot, SQL injection, dll – maka tak heran Cloudflare sedemikian populer saat ini. Namun begitu, tidak sedikit pula pengguna Cloudflare yang mengeluh karena traffic situs webnya menurun oleh sebab False positive blocking oleh Cloudflare. Para blogger perlu menimbang kelebihan dan kekurangan Cloudflare sebelum menggunakannya.

Manfaat : Layanan CDN baik itu Cloudflare, Incapsula, maupun CDN lainnya bisa meningkatkan kecepatan website terutama jika menggunakan hosting di Amerika. Selain itu, bisa menyembunyikan IP situs sehingga lebih aman dari serangan hacker. 

Kerugian : Layanan CDN justru bisa menurunkan kecepatan loading website terutama jika menggunakan hosting di luar Amerika. Selain itu, server response time bisa meningkat menjadi 300 ms bahkan lebih dari 1 detik. Ini jelas buruk bagi SEO, dan berakibat pada menurunnya peringkat di mesin pencari. Hal lain yang sering di keluhkan pengguna adalah false blocking visitor dari negara – negara Asia. 

ENG – Cloudflare is a content delivery network (CDN) service provider which is quite popular among bloggers. With a myriad of benefits that can be obtained from its CDN services such as protection from DDoS Attack, Spam bots, SQL injection, etc. – it’s no wonder  if Cloudflare so popular today. However, many Cloudflare users  unsatisfied  because their website traffic decreased due to False positive blocking by Cloudflare. Bloggers must consider the advantages and disadvantages of Cloudflare before using it.

Benefits: Cloudflare, Incapsula, and other CDN CDN services can improve website speed, especially if using hosting in America. In addition, it can hide wesites IP address. Disadvantages: CDN service  worsening website load speed, especially if using hosting outside the United States. In addition, server response time can increase to 300 ms even more than 1 second. This is obviously bad for SEO, and degrade sites ranking in search engines result page. 

 

shares